Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 Ramai Dibahas, Begini Cara Cek dan Syaratnya

×

BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 Ramai Dibahas, Begini Cara Cek dan Syaratnya

Sebarkan artikel ini
BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 Ramai Dibahas, Begini Cara Cek dan Syaratnya

LIFESTYLE – Program BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 kembali menjadi topik hangat di kalangan pekerja. Bantuan Subsidi Upah ini viral dibicarakan di media sosial karena banyak yang penasaran apakah dana bantuan akan cair lagi pada September 2025.

BSU atau Bantuan Subsidi Upah merupakan program pemerintah untuk membantu pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan. Besaran bantuan ditetapkan Rp300 ribu per bulan selama dua bulan, sehingga total penerima mendapat Rp600 ribu. Data penerima bersumber dari peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang terdaftar sebagai Pekerja Penerima Upah (PU).

Advertisement

Syarat penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan di antaranya adalah Warga Negara Indonesia, terdaftar aktif hingga 30 April 2025, memiliki penghasilan maksimal Rp3,5 juta per bulan, bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, maupun Polri, serta tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti PKH.

Cara cek penerima BSU dapat dilakukan melalui tiga jalur. Pertama, dengan mengakses situs resmi bsu.kemnaker.go.id, cukup masukkan NIK dan kode keamanan. Kedua, melalui laman bpjsketenagakerjaan.go.id di menu cek status calon penerima BSU dengan mengisi data pribadi. Ketiga, menggunakan aplikasi JMO yang menyediakan layanan pengecekan berbasis mobile.

Ramainya perbincangan seputar BSU tak lepas dari banyaknya pekerja yang berharap bantuan cair kembali di September. Namun, hingga kini pemerintah belum mengumumkan perpanjangan program. Informasi resmi terakhir menyebutkan BSU 2025 sudah tersalurkan untuk periode Juni hingga Juli.

Meski demikian, perbincangan di media sosial terus mengalir. Banyak pekerja membagikan pengalaman mengecek status BSU melalui BPJS Ketenagakerjaan, sebagian lain bertanya kapan bantuan cair lagi. Fenomena ini memperlihatkan betapa pentingnya BSU sebagai penopang ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pakar kebijakan publik menilai BSU melalui BPJS Ketenagakerjaan efektif membantu pekerja terdampak kondisi ekonomi. Namun, ia menekankan agar masyarakat tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah dan tidak terjebak informasi palsu yang beredar.

Program BSU BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya sekadar bantuan, melainkan bentuk kehadiran negara dalam melindungi pekerja. Bagi para karyawan, kejelasan soal pencairan selanjutnya tentu sangat ditunggu, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepesertaan aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Jangan Lewatkan informasi lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *